Teknologi
Informasi adalah teknologi yang memanfaatkan computer sebagai perangkat utama
untuk mengolah data menjadi informasi yang bermanfaat (Sri Mulyati, 2010).
Manfaat teknologi informasi dibidang pendidikan adalah sebagai alat
pembelajaran yang dikenal sebagai CBE (Computer
Based Education). Peranan dalam pendidikan dibagi menjadi tiga, yaitu : TUTOR, TOOL, dan TUTEE. Sebagai TUTOR
digunakan computer yang berperan sebagai pengajar melalui pendekatan
berbentukan computer. Sebagai TOOL
computer menjadi alat untuk memudahkan proses pengajaran dan pembelajaran
seperti konteks pengajaran berintegrasikan computer. Computer juga digunakan
untuk melakukan pengolahan data proses pembelajaran, seperti pengolahan data
nilai siswa, penjadwalan, beasiswa dan urusan akademik lainnya. Sebagai TUTEE computer berperan sebagai alat
yang diajar dan bias melakukan Tanya jawab atau dialog dengan computer yang
biasa disebut dengan CAI (Computer Assist Instruction) (Robert
Taylor, 1986).
Secara umum, Perkembangan teknologi
informasi di Indonesia sudah semakin terasa kemajuannya. Contohnya internet,
dengan internet kita bisa mencari segala sesuatunya sesuai kebutuhan dan bidang
kita masing-masing. Sekarang para mahasiswa dimudahkan dalam mencari referensi
e-book, jurnal ilmiah, laporan bahkan dalam urusan beasiswa sekarang telah
menggunakan system online. Bahkan kita bisa belajar lewat internet melalui
buku-buku atau modul-modul yang telah disiapkan untuk menambah wawasan kita,
jadi kita tidak hanya terpaku untuk belajar disekolah atau kampus saja dan kita
bisa belajar mandiri kapanpun dan dimanapun.
Tidak hanya di Indonesia pada
umumnya, terkhusus daerah-daerah terpencil sudah bisa menikmati fasilitas
internet yang ada. Meskipun tidak seleluasa di daerah yang memang sudah lebih
maju. Seperti Jambi khususnya Universitas Jambi, teknologi informasi sudah
berkembang pesat sebagai contoh kita dapat melihat berbagai kemajuan di Unja
terutama dalam bidang teknologi informasi, sekarang system penerimaan mahasiswa
baru atau pendaftaran sudah menggunakan system online. Dengan begitu para
mahasiswa diberi kemudahan dalam urusan pendaftaran sehingga tidak perlu
menunggu waktu lama atau bahkan mengantri untuk sekedar membeli formulir
pendaftaran.
Tidak hanya dampak positif dari
perkembang teknologi informasi yang dapat kita rasakan, terdapat pula dampak
negatifnya dari internet itu sendiri. I Made Wiryana 2005 pakar teknologi
informasi Indonesia berpendapat bahwa potensi-potensi kerugian yang disebabkan
pemanfaatan teknologi informasi yang kurang tepat menimbulkan dampak sebagai
berikut :
- · Rasa ketakutan
- · Ketersingan
- · Golongan miskin informasi dan minoritas
- · Pentingnya individu
- · Tingkat kompleksitas serta kecepatan yang sudah tak dapat ditangani
- · Makin rentannya organisasi
- · Dilanggarnya privasi
- · Pengangguran dan pemindahan kerja
- · Kaburnya citra manusia.
Berbagai dampak negative
diatas sebenarnya dapat kita atasi apabila kita mengerti dan faham betul fungsi
utama internet. Dengan begitu diharapkan kita dapat memanfaatkan internet
sebagaimana mestinya. Internet memberi berbagai kemudahan didalam kehidupan
sehari-hari baik dalam bidang pendidikan, bidang advertisement, maupun bidang
politik. Dalam bidang pendidikan seperti yang telah dijelaskan diatas, internet
berguna sebagai sarana pengajaran, informasi melalui e-book, jurnal, dll. Dalam
bidang advertisement internet berguna untuk sarana hiburan, karena banyak
memberi hiburan melalui game online,
video music, serta video yang berbau ilmiah.
Berbagai berita
terbaru juga dapat kita jumpai dengan mudah di internet, karena internet
menyuguhkan berbagai berita ter up to date. Selain itu informasi mengenai
lowongan pekerjaan pun dengan mudah dapat kita jumpai di internet. Sekarang
jarak bukanlah sesuatu hal yang dapat menjadi penghambat dalam berkomunikasi.
Bahkan sekarang kita dapat berkomunikasi antar Negara tanpa harus pergi
langsung ke Negara tersebut.
Jadi, manfaat
teknologi informasi (internet) tentu menjadi media yang memudahkan kita untuk
saling berkomunikasi atau berinteraksi secara tidak langsung kepada seluruh
orang didunia. Tetapi ingat, kita tidak boleh meninggalkan kodrat kita sebagai
makhluk social yang membutuhkan orang lain, kerap kali orang kalau sudah berkutat
dengan dunia maya dengan mudah melupakan dunia nyata. Seolah-olah bisa hidup
tanpa orang lain di sekelilingnya.
DAFTAR PUSTAKA
Mulyati S. 2010.
Pengantar Teknologi Informasi. Erlangga. Jakarta.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar